Sabtu, 22 Maret 2014

sedikit cerita

aku pernah berfikir tentang keprofesionalan suatu profesi yang dimiliki oleh seseorang,,,

aku selalu bertanya pada diri ku,, dan mulai berfikir dengan apa yang aku lihat saat itu,,, 

tidak hanya terjadi satu kali maupun dua kali,,,

ada seorang dokter yang sedang memeriksa  pasiennya dan dokter tersebut tidak menanyakan namanya siapa dan sakit apa?? dokter tersebut langsung memeriksa pasien itu dan membentak pasien tersebut, padahal pasien tersebut sudah mengeluhkan semua sakit yang di deritanya, kemudian sang dokter bukan malah diam dan memperhatikan apa yang di bicarakan oleh pasien tersebut,,, dan dokter tersebut terus membentak pasien,, kemudian pasien diam,,, dan keluar setelah selesai di periksa dan di kasih resep,,, 

kemudian pasien tersebut melihat daftar resep yang akan di tebus olehnya,,, dia melihat sesuat kejanggalan terhadap resep yang di berikan,,, dan untungnya dia tidak jadi membeli obat tersebut,,,  karena obat tersebut bukan obat pereda sakit yang di alaminya,, tapi itu merupaka obat yang dosisnya tinggi,,
beruntunglah pasien tersebut bisa memahami resep tersebut. 

tidak hanya itu saja,, saya selalu melihat kejadian-kejadian yang mungkin bisa lebih dari itu,,

saya selalu berfikir dan bertanya-tanya bagaimanakah pendidikan seorang dokter tersebut,, dan di lembaga manakah dia belajar,,, padahal di dunia kedokteran juga mempunyai kode etik yang harus dijaga dan di jalankan,,,

terus bagaimana dia bisa menjadi seorang dokter, padahal pelayanannya saja seperti itu,, kata-katanya yang tidak sopan, senyum sedikit saja tidak ada, memberikan resep juga salah, 

padahal seorang dokter itu adalah penyelamat nyawa manusia, tapi  tidak. 

dokter juga bisa membunuh nyawa seseorang.

untuk apa ada pendidikan dokter, bidan, perawat, jika semua tidak mematuhi kode etik kedokteran,,, 

jika mereka tidak mempunyai kualifikasi, dan skill. seharusnya sekolah-sekolah dokter di seluruh indonesia harus di pertanyakan kualifikasi dan skill para siswa mereka. saya juga heran dengan salah satu sekolah kebidanan,,, padahal mereka baru memulai kuliah mereka tetapi mereka sudah di izinkan untuk praktek di desa-desa pelosok maupun rumah sakit. teorinya saja belum dapat tapi di berikan izin untuk praktek di rumah sakit.

"mengecewakan"

jika seperti ini terus,,, bagaimana bangsa indonesia ini dapat dan mampu bersaing dengan negara-negara maju. kalau pendidikan di indonesia sendiri seperti ini. 

apalagi di tahun 2015 sudah mulai ada pasar bebas di indonesia.

apakah kita sudah siap? ataukah kita akan di kendalikan lagi oleh negara-negara lain????


Rabu, 18 Desember 2013

Bollywood romantic


RENUNGAN

Renungan 
Kunci Sukses
 
Pagi-pagi aku mendapat pesan lewat yahoo! messenger dari kedua sahabatku. Pesan itu merupakan sebuah cerita pendek yang bisa menjadi bahan perenungan luar biasa. Cerita tentang sebuah kuci menuju kesuksesan yang terinspirasi dari benda-benda di sekitar kita.

Ini adalah kisah dari seorang pria yang baru saja terbangun dari tidurnya. Dia merenungkan tentang kunci sukses dalam hidup ini. Dia pun mulai menatap sekeliling sudut kamarnya dan seolah-olah semua benda-benda yang berada di dalam kamarnya itu berbicara demikian:

Jendela Kamar bilang : "lihatlah dunia luar!"
Langit-Langit Kamar berpesan : "bercita-citalah setinggi mungkin!"
Jam Dinding berkata : "tiap detik itu berharga!"
Cermin bilang : "berkacalah sebelum bertindak!"
Kalender berbisik : "jangan menunda sampai besok!"
Pintu berteriak: "dorong yang keras, pergi dan berusahalah!"

Akan tetapi tiba-tiba...
Lantai berbisik : "berlutut dan berdoalah, karena kunci kesuksesan kita harus dimulai dengan DOA!"

Bahan renungan yang sangat menarik. Untuk meraih sebuah kesuksesan maka kita harus selalu menatap kedepan. Sangat wajar bila kita mempunyai cita-cita dan harapan yang luar biasa karena segala sesuatu itu bisa kita dapatkan apabila kita mau berusaha dengan keras dan tidak mudah menyerah. Lakukan yang terbaik hari ini. Lakukan dengan maksimal. Tidak ada penundaan karena setiap detik yang kita miliki ini sangat berharga dan kita bisa mempergunakannya untuk menghasilkan sesuatu yang "hebat".

Tapi semua itu akan menjadi tak berguna bila kita tidak mengikutsertakan Tuhan dalam setiap langkah dan rencana hidup kita. Mulailah semua itu dengan doa, karena apabila Tuhan tidak berkehendak maka semua itu adalah sia-sia. Bersyukurlah dalam setiap hari-harimu. Bersyukurlah untuk setiap berkat-berkat Tuhan yang mengalir dalam hidupmu.
hargailah hidupmu jika kau ingin di hargai oleh diri mu,,,,
syukuri yang telah kau miliki karena itu akan jadi permata indah di hidup mu,,,